[Album Review] Gandeng Musisi-Musisi Ternama, Wanna One Hadirkan Warna Baru untuk Mini Album “1:x1=1 (Undivided)”

0
393
views

Kesuksesan besar melalui penjualan mini album-mini album sebelumnya yakni 1×1=1 (To Be One), 1-1=0 (Nothing Without You) dan 0+1=1 (I Promise You), ternyata tidak membuat Wanna One berhenti begitu saja dalam menghasilkan karyanya. Pada 4 Juni lalu, Wanna One kembali memanjakan para Wannable dengan merilis mini album terbarunya yang bertajuk 1:x1=1 (Undivide).

Berbeda dengan mini album sebelumnya, kali ini nampaknya Kang Daniel cs seperti ingin memberikan warna baru pada mini album ini dengan membagi grup menjadi 4 sub-unit. Serunya lagi masing-masing unit berkolaborasi dengan musisi-musisi ternama yang juga terkenal dengan kemampuan mereka dalam menggarap sebuah lagu, yakni Dynamic Duo, Heize, Nell dan Zico ‘Block B’. Ke-4 sub-unit juga membawakan lagu masing-masing dengan genre dan warna musik yang berbeda satu sama lain.

Meskipun pembagian sub-unit ini mengalami pro dan kontra, namun nyatanya hal itu tak meredupkan semangat mereka untuk memberikan karya yang terbaik untuk para penggemar dan penikmat musik Kpop lainnya.

Nah sekarang mari kita ulas album Undivided yang terdiri dari 5 lagu berikut ini.

LIGHT

Wanna One

Album dibuka dengan title track berjudul “Light” di mana para member “berkumpul” dan bernyanyi bersama-sama. Mengusung genre electronic dance music yang agak bubbly dengan sentuhan funk sound, lagu ini mengekspresikan perasaan seseorang yang sangat menghargai sebuah kebersamaan dengan orang yang dicintainya dan ingin kebersamaan itu tidak akan memudar selamanya. Meskipun Wanna One nampak ingin memberikan warna serta gaya yang baru dalam bermusik, sayangnya bagi saya lagu ini terkesan sedikit “lemah” untuk dijadikan title track dibandingkan lagu “Boomerang” pada mini album “I Promise You”. But still ear-catching kok untuk didengar.

KANGAROO” – Triple Position

Lagu berikutnya dibawakan oleh sub-unit pertama beranggotakan Kang Daniel, Kim Jae Hwan dan Park Woo Jin. Triple Position merupakan gabungan menarik antara 2 orang rapper dan 1 orang main vocal dari grup. Menggandeng Zico sebagai produser lagu, “Kangaroo” menjadi track pertama yang dibawakan oleh Triple Position pada mini album ini. Mengusung genre hip hop, Triple Position mampu membawakan lagu ini dengan warna yang berbeda sesuai keinginan sang produser, jadilah lagu “Kangaroo” ini terdengar lebih ceria dan enerjik berkat bantuan dari sang ahli, Zico. Siapa pun yang mendengarkan lagu ini pasti akan ikut bergoyang.

FOREVER AND A DAY” – Lean On Me

Sub-unit yang terdiri dari Hwang Min Hyun, Yoon Ji Sung dan Ha Sung Woon ini membawakan lagu yang berjudul “Forever and A Day”. Diproduseri oleh grup musik legendaris Korea Selatan, Nell, “Forever and A Day” menjadi lagu yang pertama kali menarik perhatian saya karena genre ballad-rock yang disuguhkan oleh sub-unit ini. Mendengarkan lagu ini mengingatkan saya dengan band-band beraliran slow-rock di era 80an-90an.

Lagu ballad-rock ini menampilkan sisi romantis dan hangat dari Hwang Min Hyun cs yang ingin menyampaikan rasa sayang dan cintanya kepada sang pujaan hati serta keinginan mereka untuk selalu bersama-sama hingga maut memisahkan. Dengan kualitas vokal yang apik dan powerful ketiganya mampu menunjukkan bahwa mereka juga bisa membawakan lagu-lagu bergenre ballad-rock seperti ini.

SANDGLASS” – The Heal

The Heal yang terdiri dari Lee Dae Hwi dan Ong Seong Woo berkolaborasi dengan penyanyi Heize pada lagu berikutnya yang berjudul “Sandglass”. Dibuka dengan lantunan piano, lagu ini memiliki melodi, harmoni dan suasana yang tenang. Mengusung genre RnB dengan sentuhan ballad dan jazzy, lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang merasa berat untuk berpisah pada orang terkasih namun harus tetap bangkit tanpa harus terus meratapi perpisahan yang telah terjadi dan yakin bahwa suatu saat mereka akan bertemu kembali. Hmmm, sepertinya di balik lirik lagu ini terdapat pesan tersembunyi yang ingin disampaikan kepada para penggemar mereka. Kalian bisa menebaknya?

Lee Dae Hwi dan Ong Seong Woo bisa dibilang sukses membawakan lagu “Sandglass” dengan penuh penghayatan sehingga lagu ini terdengar begitu menyayat dan menyakitkan. Cocok banget nih didengarkan kala hari sedang turun hujan, adem tapi membuat hati teriris-iris.

11 (ELEVEN)” – No. 1

Pada lagu terakhir menampilkan tiga member lainnya yakni Lai Kuan Lin, Park Ji Hoon dan Bae Jin Young. Diproduseri Dynamic Duo (Choiza dan Gaeko), “11” menjadi lagu penutup bergenre hiphop dengan hentakan bass yang kuat. Suara vokal yang lembut dan low-toned rap dari ketiga member, membuat lagu “11” terkesan paling dinamis, dan chilling dalam mini album ini

Jika pada lagu-lagu sebelumnya lebih menggambarkan perasaan seseorang terhadap orang-orang yang dicintai, “11” justru memiliki pesan-pesan yang begitu hangat kepada semua orang agar tidak perlu berpura-pura kuat karena pada hakekatnya setiap orang pasti akan selalu membutuhkan bantuan orang lain.

Dari keseluruhan lagu yang disuguhkan, Wanna One benar-benar memberikan warna dan gaya baru dalam hal bermusik. Sangat jauh berbeda dengan mini album-mini album sebelumnya yang mengusung konsep EDM dengan hentakan-hentakan bass dan synthetizer yang cukup ramai, namun pada mini album 1:x1=1 (Undivided) ini para pendengar justru diajak bersantai sejenak melalui lagu-lagu yang disuguhkan.

Jika beberapa orang menilai konsep sub-unit ini mengecewakan bagi mereka, tapi bagi saya konsep baru dengan membagi grup jadi 4 sub-unit ini sangat menarik bahkan membuat saya semakin penasaran. Meskipun title tracknya tidak terlalu menarik dan menggugah minat saya, tapi lagu-lagu berikutnya mampu menutupi kekurangan dari title track tersebut. But overall, I really love this mini album, for sure! 

Tracklist Wanna One – 1:x1=1 (Undivided):

  1. Light
  2. Kangaroo (Prod. ZICO)
  3. Forever And A Day (Prod. NELL)
  4. Sandglass (Prod. Heize)
  5. 11 (Eleven) (Prod. Dynamic Duo)
Facebook Comments