[Album Review] ‘Moonrise’ Jadi Album Breakthrough DAY6?

0
760
views

Konsep band dalam K-pop memang bukan satu hal yang baru. Sebelum JYP Entertainment memperkenalkan DAY6 pada 2015 lalu, sudah ada beberapa band yang sukses di industri hiburan Korea Selatan. Sebut saja, CNBLUE dan F.T. Island yang sudah debut sejak generasi kedua K-pop circa 2010 dan 2011.

Lalu, bagaimana dengan DAY6? Berbicara mengenai konsep, band dengan 5 orang member ini memang membawa angin segar untuk para pendengar K-pop. Lagu-lagu yang dihadirkan tak mengusung genre hip hop, R’nB atau pun EDM seperti idol group lain. Sebaliknya, DAY6 seakan berpegang teguh pada musik rock yang mereka bawakan. Mulai dari soft rock hingga rock dengan genre ala tahun 80-an yang asyik. Genre tersebut pun mendominasi di album studio kedua DAY6, “Moonrise”.

Berbeda dengan album “Sunrise” yang dirilis pada pertengahan tahun lalu, album “Moonrise” ini lebih memiliki unsur rock. “Sunrise” yang diluncurkan di pertengahan proyek “Every Day6” sepanjang tahun ini, lebih kental dengan unsur pop-rock yang lebih mainstream. Album “Moonrise” sendiri menjadi gambaran dari rilisan DAY6 di proyek yang sama pada beberapa bulan terakhir.

Dalam album ini, terdapat total 18 track, 5 diantaranya merupakan versi final dari track di album “Sunrise” sebelumnya. Track ini pun hanya tersedia dalam versi album fisik. Selain itu terdapat 3 lagu baru dengan 10 lagu lain merupakan rilisan dari proyek “Every Day6” yang diluncurkan pada bulan sebelumnya. Nyaris semua track memiliki satu benang merah yang sama, mulai dari tema patah hati yang diangkat hingga elemen musik yang sama.

Better Better menjadi lagu pembuka bagi album ini. Track ini sendiri memiliki elemen rock yang kental dan juga “berat”. Tidak seberat musik rock milik F.T. Island yang terkenal begitu “nge-rock” memang. Namun DAY6 sukses menghadirkan gebukan drum hingga dentuman bass dan gitar yang membahana. Lagu pembuka ini sendiri sudah cukup menjadi gambaran mengenai seperti apa album “Moonrise” secara keseluruhan.

Track kedua ada I Like You yang merupakan lagu unggulan dari album ini. Bila Better Better lebih kaya akan elemen rock dengan tempo yang cepat, maka I Like You condong pada musik rock dari akhir tahun 80-an. Perpaduan antara bass serta drum dengan vokal yang emosional merupakan daya tarik paling utama dari lagu ini. Temponya yang lambat memberikan kesan menenangkan, di balik liriknya sendiri yang melankolis.

Jujur saja, rasanya lagu ini akan sangat sempurna didengarkan saat seorang diri berada di kamar, ketika hujan deras di luar. Seperti saat ini.

Di sisi lain, meskipun dari segi genre I Like You bukan sesuatu yang baru atau pun menantang untuk DAY6, Young K dkk tetap mampu menghadirkan warna baru yang menjadikan lagu ini terdengar berbeda dengan rilisan mereka sebelumnya.

Track ketiga, What Can I Do merupakan rilisan unggulan dari bulan Oktober. Setelah calming down dari I Like YouWhat Can I Do kembali menjadi track dengan beat yang cepat. Garis merah unsur rock yang dihadirkan melalui bass serta drum pun masih mewarnai lagu ini. Satu lagi track unggulan yang sangat layak didengarkan dari album studio kedua dari DAY6 ini. Lirik di lagu ini pun masih mengisahkan mengenai perasaan cinta… yang lagi-lagi tak terbalaskan.

Berikutnya terdapat track dari bulan September, I’ll Remember. Dibandingkan dengan 3 track sebelumnya, I’ll Remember memang akan terasa “kurang menarik”, terutama dengan bagian vokal yang terasa “nanggung”. Lagi-lagi elemen rock yang begitu kuat dari lagu ini membuat pendengar seakan tidak mendengarkan album dari band K-pop.

Setelah sederet lagu dengen elemen rock yang “mengguncang”, Be Lazy menjadi satu track yang begitu menarik. Tak hanya sentuhan vintage yang manis, namun juga Be Lazy memperlihatkan kualitas musikalitas DAY6 yang mampu mencapai banyak level berbeda. Secara keseluruhan, Be Lazy menjadi favorit saya secara pribadi sejak pertama kali dirilis pada bulan Juli lalu.

Track berikutnya merupakan lagu unggulan dari digital mini album di bulan-bulan sebelumnya. Terdapat Hi, Hello, I Loved You, When You Love Someone, serta All Alone yang merupakan rilisan terbaru dari bulan November lalu.

DAY6 memang seakan sudah mempersiapkan album “Moonrise” dan semua track di dalamnya sejak beberapa bulan lalu, terlihat dari sederet track yang dimasukan memiliki sinergi yang imbang dan apik satu sama lain. Meski dirilis di bulan berbeda sebagai title track, masing-masing track di atas tetap mampu saling mengimbangi sebagai b-side track. Sesuatu yang patut mendapatkan acungan jempol tersendiri dari album ini.

Track berikutnya, Pouring memang bukan track baru. Track ini sudah dirilis pada bulan November kemarin. Namun rasanya saya masih belum henti-henti mengagumi lagu ini. Pouring bukan sekadar rock. Lagu ini memiliki vibe soundtrack anime dari Jepang. Satu hal yang saat ini sudah jarang sekali dilakukan oleh grup dari Korea Selatan. Salah satu must listen track dari studio album “Moonrise” ini.

Sebagai lagu penutup, I’ll Try memberikan sentuhan berbeda. Tak ada drum yang menggebrak atau pun dentuman bass di lagu ini. Sebaliknya, iringan note keyboard yang minimalis membuat vokal dari 4 orang vokalis di grup ini terdengar menonjol. Sebuah lagu penutup yang tak perlu diragukan lagi mengenai kualitas hingga efeknya pada pendengar.

Album “Moonrise” ini sendiri menjadi breakthrough bagi DAY6 dari image “sekadar” grup band yang mereka miliki selama ini. Jae, Young K, Wonpil, Sungjin, juga Dowoon membuktikan bahwa mereka memiliki kemampuan yang tak main-main untuk menyandang gelar best rock alternative band saat ini. Selain itu juga melalui album ini, DAY6 mulai dikenal secara luas pula, terutama di Korea Selatan bisa melihat beberapa track yang masuk ke dalam urutan cukup tinggi di chart.

Tracklist “Moonrise”:

  1. Better Better
  2. I Like You (Title)
  3. What Can I Do
  4. I Remember
  5. Whatever!
  6. Be Lazy
  7. Hi Hello
  8. I Loved You
  9. When You Love Someone
  10. All Alone
  11. Pouring
  12. I Need Somebody
  13. I’ll Try
  14. Colors (Final Version – CD Only)
  15. Like That Sun (Final Version – CD Only)
  16. I’m Going Crazy (Final Version – CD Only)
  17. Habits (Final Version – CD Only)
  18. Freely (Final Version – CD Only)

Facebook Comments