[Album Review] Red Velvet Tunjukan Sisi Dewasa di Album “Perfect Velvet”

0
1268
views

Red Velvet memang dikenal dengan lagu-lagu pop, cheery dan edgy rilisannya. Sebut saja Dumb Dumb Dumb, Happiness, Ice Cream Cake, hingga yang terbaru, Red Flavor. Namun sepertinya tak banyak yang tahu bahwa girl group termuda SM Entertainment ini juga memiliki sederet lagu hits dengan konsep yang berbeda.

Ketika pertama kali diperkenalkan pada publik di tahun 2014 lalu, SM Entertainment menyebut Red Velvet akan mengusung konsep dengan dua sisi berbeda. Sisi Red yang lebih ceria dengan musik elektronik dance-pop dan konsep yang edgy. Pada sisi berikutnya, ada Velvet yang merupakan versi dewasa dengan musik R’nB. Sisi Velvet ini pun beberapa kali dihadirkan dalam konsep lebih seksi, seperti untuk lagu Be Natural dan Automatic.

Album full studio kedua dari Red Velvet, “Perfect Velvet” yang dirilis pada 17 November lalu pun memasukkan sisi Velvet dari grup dengan 5 orang member ini, jadi sebenarnya tak mengherankan bila konsep hingga vibe yang dihadirkan berkebalikan 180 derajat dibandingkan album musim panas sebelumnya, “Red Summer”. Untungnya sama seperti “Red Summer” dengan hits Red Flavor yang meraih sukses besar, album versi Velvet ini pun sudah tampak akan meraih sukses yang nyaris sama.

Untuk album full studio ini, Red Velvet menyertakan 9 track baru, termasuk lagu unggulan Peek-A-BooTrack pertama di album ini memiliki Halloween mood yang kental mulai dari video musik yang dirilis hingga harmonisasi vokal dari 5 member Red Velvet memberikan kesan creepy, yang uniknya begitu atraktif.

Iringan musik di latar belakang menjadi sebuah daya tarik tersendiri, menjadikan Peek-A-Boo bukan hanya best song di album “Perfect Velvet”, tapi juga title song terbaik Red Velvet sejauh ini. Bagian rap di lagu ini memang cukup off putting, terlebih Red Velvet memilih memberikan porsi rap lebih banyak pada Yeri daripada Irene seperti biasanya. Namun bagian minus tersebut terasa tak ada apa-apanya dibandingkan komposisi chorus hingga bridge sempurna di Peek-A-BooDaebak, Red Velvet!

Look menjadi track kedua sekaligus b-side unggulan dari promosi album “Perfect Velvet” kali ini. Track ini sendiri mengusung musik yang unik, sesuatu yang belum pernah dibawakan oleh Red Velvet di diskografi sebelumnya. Musik modern R’nB seperti lagu ini tak bisa dipungkiri memang sempurna sebagai b-side sebuah album, terlebih sumbangan vokal dari Wendy dan Seulgi yang membentuk harmonisasi apik. Secara keseluruhan, Look merupakan highlight tersendiri dibandingkan track lain.

Pada track berikutnya, member Red Velvet seakan menunjukan bahwa album “Perfect Velvet” bukan hanya sekedar memiliki konsep lebih dewasa dari “Red Summer”. Masing-masing track di album ini juga memperlihatkan pendewasaan secara musikal dari member Red Velvet sendiri, seperti pada track I Just dan Kingdom Come yang menjadi track ketiga dan keempat. Kedua track ini masih mengusung genre R’nB dengan sentuhan musik elektronik yang adiktif.

I Just benar-benar menjadi ajang bermain yang menyenangkan untuk para vokalis Red Velvet dimana mereka menunjukan warna vokal, adlibs hingga harmonisasi dengan satu sama lain. Joy, yang mungkin sebelumnya tidak dikenal sebagai vokalis dengan teknik yang apik, justru terdengar begitu berkarisma di track ini. Kingdom Come secara tidak langsung mengingatkan pada rilisan Red Velvet sebelumnya. Sebuah lagu di-comfort zone mereka namun tetap begitu menyenangkan untuk didengarkan.

Satu hal lain yang wajib jadi sorotan dari keseluruhan track di album ini adalah pembagian line untuk masing-masing lagu. Dengan 5 orang member yang terdiri dari 2 vokalis utama, sub-vokal serta rapper, para member memiliki area tersendiri untuk bersinar meskipun bukan dengan lagu solo. Sebuah pembagian yang menarik memang.

Misalnya di lagu My Second Date dimana Irene terdengar begitu menonjol bersama dengan Yeri. Auto-tune yang diberikan pada lagu ini pun seakan tak menjadi penghalang dari bersinarnya kedua rapper serta sub-vokalis tersebut.

Attaboy mungkin menjadi satu-satunya lagu di album ini yang tidak begitu “nyangkut” untuk saya pribadi. Mungkin karena musik nyerempet hip hop yang digunakan sebenarnya tidak terasa cocok dengan vokal Red Velvet atau pun dengan vibe dari track-track lainnya. Musik elektro yang diberikan di latar belakang pun terasa kurang begitu bisa dinikmati. Untungnya, About Love yang menjadi track kedelapan hadir sebagai penyelamat untuk sisa track berikutnya.

Secara keseluruhan, 9 track di album “Perfect Velvet” memiliki benang merah yang apik. Masing-masing lagu memang memiliki “suara” mereka sendiri namun terasa tetap ada sebuah nada yang menjadi benang merah, menjadikan pendengar merasa nyaman mendengarkan semua track di album ini secara berkelanjutan. Well done!

Tracklist “Perfect Velvet”:

1. Peek-A-Boo
2. Look
3. I Just
4. Kingdom Come
5. My Second Date
6. Attaboy
7. Perfect 10
8. About Love
9. Moonlight Melody

Facebook Comments