[Album Review] Full Studio Album Kedua SEVENTEEN Perlihatkan Sisi Lain “Teen, Age”

0
407
views

SEVENTEEN menjadi salah satu grup dengan konsep unik dari industrik musik Korea Selatan. Grup dengan 13 orang member tersebut secara konsisten memperlihatkan sisi lain dari mereka, lebih tepatnya dari masing-masing member. Dibaginya grup menjadi 3 unit berbeda; Performance Unit, Vocal Unit, dan Hip Hop Unit memberikan keuntungan tersendiri. Salah satunya memastikan para member benar-benar memiliki ruang yang cukup untuk menunjukan potensi mereka.

Pada 6 November kemarin, SEVENTEEN akhirnya merilis full studio album kedua mereka. Album “Teen, Age” ini juga memiliki konsep berbeda, tak hanya secara musikalitas namun juga benang merah dengan mini album “Al1” yang dirilis pada kuartal pertama tahun ini. Album “Teen, Age” ini bahkan sebenarnya mengambil cerita sebelum “Al1”. Untuk mempertegas konsep ini pun, SEVENTEEN sebelumnya merilis 4 single berbeda dari masing-masing unit group.

Dari segi musikalitas, SEVENTEEN membawa beberapa perubahan dalam rilisan terbaru mereka kali ini. Intro kurang dari 1 menit berisikan beat hip hop dengan tempo cepat, sebelum disusul dengan single milik Team Leader Unit, Change UpChange Up mengusung genre hip hop mulai dari musik yang menjadi latar belakang hingga nada lagu itu sendiri.

Track ini sendiri pantas mendapat kredit lebih karena beberapa bagian yang jelas memperlihatkan ciri khas SEVENTEEN. Terlebih pada bagian chorus dan verse yang catchy. Tak akan heran sebenarnya bila lagu ini akan diputar berkali-kali oleh fans.

Secara keseluruhan, dari 11 track (kecuali intro dan outro), hanya 3 lagu saja yang dibawakan oleh seluruh member SEVENTEEN. 9 lagu lain merupakan track duet atau pun unit. Di satu sisi konsep ini memang memberikan diversity untuk masing-masing member. Namun kurang banyaknya lagu yang dinyanyikan bersama-sama juga menjadi satu kekurangan sendiri.

Pulling Hat Over Eyes merupakan salah satu lagu yang dibawakan oleh semua member. Pengaruh western music masih cukup kental terdengar di track ini. Untuk beberapa pendengar musik, masuknya elemen musik yang mungkin sekilas mengingatkan pada rilisan One Direction tersebut merupakan satu kelebihan, meskipun tak jarang penggemar berpendapat sebaliknya.

Di balik itu semua, Pulling Hat Over Eyes cukup memuaskan untuk didengar. Terlebih dengan porsi vokal yang mendominasi, menjadikan lagu ini memiliki sebuah ciri khas sendiri yang menarik.

Title track berada di urutan keempat. Clap merupakan lagu dengan iringan bass bergenre rock di latar belakang. Sebuah sentuhan yang manis dan tak terduga. Selain itu juga bagian chorus yang atraktif menjadi satu keuntungan dan kelebihan lain dari track ini. Dibandingkan dengan rilisan title track SEVENTEEN sejak debut hingga saat ini, mungkin Clap menempati posisi pertama di daftar pribadi milik saya.

Meskipun mau tak mau harus diakui bahwa bagian rap untuk lagu ini terdengar cukup monoton dan tidak memiliki “taring” mereka. Shame, sebenarnya, mengingat SEVENTEEN memiliki deretan rapper yang sangat potensial.

Track berikutnya, Shoot Me dibawakan oleh Woozi dan Hoshi. Lagu duet dari dancer serta vokalis ini tanpa terduga menjadi highlight sendiri dari album “TEEN, AGE”. Mulai dari rap yang emosional hingga vokal yang penuh semangat, ditambah beat bertempo cepat dilatar belakang menjadikan Shoot Me memiliki pesonanya sendiri.

3 track berikutnya di album ini, 13 Months Dance, Trauma, dan Pinwheel dibawakan oleh Performance Unit, Hip Hop Team, dan juga Vocal Group dari SEVENTEEN. Masing-masing track tersebut memiliki sebuah kick mereka sendiri. Tentunya masing-masing benar-benar menonjolkan sisi dari para member di unit tersebut.

Menarik memang seperti pada Trauma, salah satu member SEVENTEEN, Mingyu yang biasanya tidak mendapatkan banyak porsi line, menjadi satu-satunya vokalis. Inilah yang saya maksud dengan bagaimana album ini sukses memberikan ruang untuk para member SEVENTEEN memperlihatkan sisi lain dari diri mereka, kemampuan yang mungkin tak bisa ditunjukan dalam album sebelumnya, dimana kebanyakan track-nya dibawakan secara keroyokan.

Secara keseluruhan bisa dikatakan SEVENTEEN sukses menghadirkan sebuah album yang berkualitas, terutama untuk para member sendiri. Selain itu juga beberapa track sudah tak asing lagi untuk fans karena pernah dirilis sebelumnya, entah itu dalam bentuk snipset atau keseluruhan lagu. Hello yang dibawakan oleh Jun, Mingyu, dan DK misalnya dirilis pertama kali pada SEVENTEEN Project sebelum akhrinya dirilis secara resmi pada album kali ini.

“TEEN, AGE” memiliki 4 versi berbeda, masing-masing memiliki photo book, photo card, desktop stand, folding poster, name sticker, dan regular poster berbeda. Tentunya membuat fans seakan tak bisa berhenti mengoleksi album tersebut.

Track List:

01. Intro. 新世界
02. CHANGE UP
03. 모자를 눌러 쓰고 (Pulling Hat Over Eyes)
04. 박수 (CLAP)*Title
05. 날 쏘고 가라 (Shoot Me)
06. 13월의 춤  (13 Months Dance)
07. TRAUMA
08. 바람개비 (Pinwheel)
09. Flower
10. ROCKET
11. Hello
12. 캠프파이어 (Campfire)
13. Outro. 未完

Facebook Comments