Berkeringat dan Desak-desakan di MONAS Buat Nonton Hyoyeon dan Taeyeon ‘SNSD’

0
285
views

Jakarta rupanya sedang kebanjiran event gratisan yang menampilkan bintang-bintang KPop populer bulan ini. Setelah kemarin NCT 127 memeriahkan panggung Spotify On Stage di JIEXPO Kemayoran, 9 hari setelahnya menyusul senior mereka dari grup SNSD (Girls’ Generation) mampir ke Jakarta. Juga dalam sebuah event konser gratis. Fans KPop mana yang nggak seneng kalau bisa menyaksikan idola mereka di atas panggung tanpa harus membayar tiket mahal selayaknya konser? Nggak heran kalau sebagian besar penonton konser gratis ini adalah penggemar KPop. Kalian boleh merasa “terciduk”, tapi memang benar seperti itu kan? He he he…

Kedatangan SNSD ke Jakarta Agustus ini sempat diwarnai kontroversi di media sosial. Kesalahpahaman dan kekurangan informasi berujung debat panjang dan twitwar yang melelahkan untuk diikuti. Di tengah kekhawatiran fans akan dibatalkannya kedatangan mereka, Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF) dan Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC) memberikan konfirmasinya bahwa dua member SNSD akan tetap datang ke Jakarta. Masuk barisan bintang pengisi acara Countdown to Asian Games 2018 yang juga dihadiri oleh sederet orang-orang penting di Negeri ini termasuk Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Hyoyeon tiba di Jakarta dengan kalem. Sementara Taeyeon harus menghadapi kerusuhan “fans” di Bandara. Orang-orang menyebalkan dan tidak bertanggung jawab ini enggan memberikan jarak dan ruang privasi buat Taeyeon sehingga artis SM Entertainment itu harus melewati hari yang berat sampai terjatuh karena berdesakan dengan orang-orang yang datang menjemputnya di Soekarno-Hatta. Beberapa jam setelah itu Taeyeon memastikan bahwa dirinya baik-baik saja. Dan jadwal tampilnya dalam acara Countdown to Asian Games 2018 pun tidak akan berubah karena insiden itu.

Beruntung kondisi jalanan Jakarta hari Jumat, 18 Agustus 2017 kemarin lancar jaya di jam pulang kerja. Padahal biasanya jam-jam ini adalah momok mengerikan buat pengguna jalan raya. Perjalanan dari daerah Kuningan menuju Monumen Nasional, lokasi digelarnya acara Countdown to Asian Games 2018 berjalan lancar. PR-nya hanya tinggal rela berdesak-desakan dengan fans artis lain yang juga mengisi acara itu seperti Raisa, GAC, Tulus, Ikke Nurjanah sampai Bams eks SAMSONS dan menyelamatkan diri dari tangan-tangan jahil para copet yang mengintai gadget-gadget penonton yang lengah.

Salah seorang teman saya sudah standby di MONAS sejak pagi. Dan menurut dia, orang-orang sudah mulai memenuhi lokasi pagi-pagi sekali demi mendapat spot terbaik di depan panggung. Sementara saya dan beberapa teman lain baru mulai masuk ke dalam kotak pagar yang berjarak sekitar lima sampai tujuh meter dari panggung sekitar jam setengah tujuh malam. Acara dimulai sekitar setengah delapan malam. LIVE juga dari beberapa televisi swasta di Jakarta.

Jelas saya datang hari itu demi Taeyeon dan Hyoyeon. Tapi saya tidak bisa menyembunyikan excitement ketika menyaksikan sederet acara resminya. Seperti ketika Pak Jokowi menembakkan busur panah ke sasaran yang secara simbolik memulai hitung mundur Asian Games 2018 yang akan digelar 18 Agustus 2018. Raisa, Tulus, GAC dan Far East Movement pun bikin saya ikut menikmati musik dari lagu-lagu yang mereka bawakan. Begitu juga dengan letusan beberapa kali kembang api di dekat menara MONAS sampai pertunjukkan drone yang spektakuler. Tapi saya belum benar-benar “bangun” dan “hidup” sampai Hyoyeon terlihat naik ke atas panggung bersama beberapa orang dancer.

Hening sejenak. Lampu di atas panggung tampak mati. Dari kegelapan Hyoyeon dan para dancer sedang bersiap-siap mengatur formasi dance-nya. Spesial untuk hari itu saya sengaja membawa sebuah kursi lipat yang cukup tinggi untuk bisa melihat lebih jelas penampilan dua member SNSD yang akan tampil. Juga untuk bisa memotret dengan lebih jelas. Tanpa itu, dengan tinggi badan segini saya hanya sanggup menyaksikan penampilan artis di panggung lewat ponsel-ponsel para penonton. SONE (fans SNSD) yang datang malam itu sudah siap dengan lightstick berwarna pink mereka. Ketika musik diputar dan Hyoyeon mulai bergerak sesuai koreografi, lightstick itu tampak berayun ke kiri dan kanan, ke depan dan belakang.

Hyoyeon membawakan dua lagu solo-nya malam itu. Dia membuka penampilannya dengan ‘Mystery’ yang musiknya terinspirasi dari musik-musik Bollywood. Dengan rambut cotton candy, baju hitam dengan outer sporty berwarna merah dan bawahan merah, Hyoyeon membuat panas panggung Countdown to Asian Games 2018 malam itu. Fans tidak berhenti meneriakkan namanya setiap kali ada jeda musik dalam lagu. Beberapa yang lain terlihat sibuk memotret, merekam, sementara beberapa yang lain fokus berteriak dan menikmati lagu. Tidak ada sesi “ramah-tamah” dengan fans dari atas panggung, usai ‘Mystery’ Hyoyeon lanjut dengan lagu solo terbarunya ‘Wanna Be’. Hyoyeon sempat membungkuk ke fans dan melambaikan tangan ke berbagai penjuru panggung sebelum akhirnya pamit.

Jeda sejenak. Yang ditunggu-tunggu akhirnya naik panggung juga. Dia yang dikhawatirkan tidak akan tampil malam ini berdiri tegak dengan senyum ramah dan ceria. Taeyeon muncul dari kegelapan panggung dengan dress anggun yang bagian bawahnya menjuntai transparan. Rambutnya dibelah tengah, tergerai dan berombak. Mendadak saya merasa merinding. Mau berteriak sekencang-kencangnya karena itu adalah momen ketiga kalinya saya melihat Taeyeon di panggung konser di Jakarta. Bedanya kali ini dia akan membawakan paling tidak dua lagu solo dari beberapa album solonya yang sudah dirilis. Dan teriakan saya pecah saat intro lagu ‘Fine’ mulai terdengar dan Taeyeon mulai bernyanyi.

Penonton yang lain sepertinya juga sama semangatnya dengan saya. Apalagi ketika bagian refrain dari lagu itu dinyanyikan. “Naneun aniya! Swibji aneul geot gata-iya! Yeojeonhageo neon nae haruharureul chaeugo… Ajigeun aniya! Babocheorom doenoeneun na! Ipgae maemdoneun mareul samkil su eopso… It’s not fine!” (Not me. It won’t be easy for me. Still, you fill up my days. Not yet, I tell myself like a fool. I can’t swallow the words that linger in my mouth. It’s not fine!)

Suara live Taeyeon malam itu menggema di telinga semua SONE yang datang. Saya memperhatikan beberapa di antara mereka bahkan ada yang membawa handbanner project. Sayangnya karena memang penampilan dua member SNSD malam itu sangat singkat, tidak ada momen khusus untuk buat mereka yang sudah menyiapkan project. Tapi tetap saja dukungan SONE Indonesia buat SNSD terasa sekali. Apalagi ketika lautan cahaya pink membanjiri MONAS malam itu. Rasanya seperti konser SNSD, bukan acara yang salah satu artisnya menampilkan Hyoyeon dan Taeyeon.

Sensasi merinding mendengar suara tinggi Taeyeon berlanjut ke lagu ‘I’. Sebenarnya saya sangat berharap malam itu Taeyeon akan menyanyikan lagu ‘Rain’ yang jadi salah satu favorit saya di album SM Station season 1. Tapi mendengar ‘I’ tidak rugi sama sekali. Karena di track debut solonya itu, Taeyeon berteriak maksimal untuk mencapai nada-nada tinggi yang ada di sana. Meski tanpa part rap Verbal Jint, penampilan sang Kid Leader membius SONE dan penonton lain yang mungkin baru pertama kali tahu Taeyeon dan mendengarnya menyanyi secara live.

Setelah mengakhiri lagu keduanya, Taeyeon menebar senyum lebar dan melambaikan tangan buat para SONE yang tersebar di berbagai section di MONAS. Pemilik nama lengkap Kim Taeyeon itupun sempat membentuk logo ‘heart’ dengan kedua tangan di atas kepala sebelum akhirnya turun panggung dan pamit.

Penampilan dua member SNSD di Jumat malam itu memang singkat, tapi berkesan. Itu pertama kalinya Hyoyeon tampil solo membawakan dua lagu barunya di Jakarta. Itu juga jadi kesempatan perdana Taeyeon menyapa penggemarnya tanpa ditemani sang soulmate (Tiffany) dan para member SNSD lain. Konser solo perdana Taeyeon ‘Persona’ nggak sempat mampir ke Jakarta. Penampilannya malam itu setidaknya bisa bikin SONE dan para penggila Taeyeon sedikit mengerti bagaimana rasanya mendengarkan sang vokalis tampil sendiri, menyanyikan dua lagu solonya secara live.

Countdown to Asian Games 2018 ditutup dengan penampilan Indonesia All Artist membawakan theme song Asian Games 2018. Saya dan para SONE lain pun pulang dengan badan bau keringat, tapi hati yang bahagia.

Terima kasih, BEKRAF dan INASGOC. Sering-sering bikin acara gratisan dan undang artis SM Entertainment ke Jakarta ya!

Facebook Comments